Batik solo motif wahyu temurun

Rp75,000

Kain katun prima,
Ukuran 105*240 cm
Proses full print
Harga 75.000

Description

Batik solo motif wahyu temurun,
Kain katun prima,
Uk,105*240 cm
Proses full print
Harga 75.000

Motif Wahyu Tumurun merupakan salah satu motif yang sering dipakai. Motif ini banyak disukai karena keindahan pola dan filosofinya yang sangat mendalam. Motif ini dengan mudah dikenali dari kekhususan polanya. Lihat saja pada pola motif utamanya. Pola mahkota terbang tampak lebih menonjol dengan tambahan motif sepasang ayam atau burung yang berhadap-hadapan. Di dalam mahkota biasa diberi isen bunga-bunga. Sebagai motif tambahan, ada yang membubuhkan berbagai pola tumbuh-tumbuhan yang bersemi, atau dalam ragam batik lebih dikenal dengan motif semen. Bisa juga dihiasi motif bunga-bunga yang bersebaran atau truntum, motif ukel, sogan, juga granitan. Motif tambahan ini sebagai variasi dari motif utama wahyu tumurun.

Batik ini telah dikenal sejak tahun 1480 di wilayah Jogjakarta, kemudian menyebar ke berbagai daerah. Di masing-masing daerah inilah motif wahyu tumurun mengalami perkembangan variasi motif. Di Jogjakarta, motif burung yang biasa digunakan adalah burung merak. Burung merak dianggap sebagai simbol lokal Jogjakarta yang menunjukkan asal motif batik. Sedangkan di Solo memvariasikan motif burung merak dengan burung phoenix, burung phoenix bukanlah burung lokal. Penggantian burung merak dengan burung phoenix ini dikarenakan adanya pengaruh budaya Cina yang saat itu berkembang di Solo.

Selengaknya lebih jelasnya ada di sini

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Batik solo motif wahyu temurun”